Pagar rumah batu bata tradisional Bali memang dikenal unik dan khas. Pagar batu bata ini kini selalu menjadi inspirasi bagi orang-orang yang ingin menambah nuansa Bali pada rumah mereka.
Selain untuk rumah, pagar rumah batu tradisional Bali kini juga sering diterapkan pada area villa, hotel, homestay, hingga restoran. Hal ini dikarenakan pagar batu rumah bali memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya.
Untuk pagar rumah bergaya tradisional Bali, umumnya dibuat dengan susunan tatanan letak yang rapi dan dilengkapi dengan ornamen-ornamen tradisional yang unik.
Susunan tata letak ini dibuat dengan perhitungan-perhitungan yang sangat matang berdasarkan pedoman Lontar Asta Kosala Kosali. Di setiap sudut dilengkapi dengan pilar kokoh yang biasa disebut dengan paduraksa.
Ornamen-ornamen tradisional yang umumnya berupa patung dan seni pahatan biasanya menghiasi di beberapa bagian sisi pagar, bagian atas paduraksa, dan bagian pintu masuk rumah (Angkul-Angkul).
Kombinasi antara warna merah bata yang klasik dengan ornamen-ornamen tradisional nampak menciptakan kesan yang klasik pada pagar rumah.
Arsitektur tradisional Bali memang dikenal selalu mengedepankan konsep yang selaras dengan alam. Konsep ini terlihat jelas pada hiasan-hiasan tanaman hijau yang biasa ditaruh di beberapa sisi dan sudut pagar.
Pagar rumah dibuat menyatu dengan setiap sisi bagian Angkul-Angkul (pintu masuk rumah). Dimana bagian pintu masuk terkadang juga dihasi dengan pohon-pohon yang rindang, seperti: Jepun dan Palem.
Selain berfungsi sebagai pembatas rumah, pagar rumah ini dibuat dengan fungsi sebagai pelindung penghuni secara spiritual dari gangguan atau ancaman yang bersifat gaib dari luar rumah.
Nih… ada rekomendasi buat anda yang cari du...
Angkul-angkul batu bata Stil Bali kini banyak dipi...